24 September 2017

Penumpang Gendut Dilarang Naik Pesawat

Kevin Smith, seorang sutradara film Amerika terpaksa turun dari pesawat terbang Southwest tujuan Oakland-Burbank bulan Februari lalu, karena tubuhnya dianggap terlalu lebar untuk satu kursi yang telah ia duduki.

Pihak maskapai mengatakan bahwa, “jika seorang penumpang tidak dapat duduk dengan nyaman ketika sandaran tangannya berada pada posisi di bawah dan melewati porsi duduk penumpang lain, maka penumpang yang duduk disebelahnya akan merasa sangat tidak nyaman, dan waktu untuk keluar dari pesawat jika terjadi keadaan darurat akan terhambat kalau kami membiarkan duduk pada posisi terhimpit dan terbatas seperti itu.”

Peraturan Maskapai bagi Penumpang Gemuk

Seberapa besar ukuran tubuh yang dianggap terlalu besar?

Hal ini tergantung pada maskapai yang bersangkutan dan sangat terbuka ruang untuk interpretasi. Maskapai penerbangan Southwest mengharuskan anda untuk memesan tempat duduk kedua jika anda tidak dapat menurunkan tempat sandaran tangan atau jika anda dianggap telah melewati porsi duduk orang yang berada di sebelah anda.

Maskapai penerbangan American dan United mempergunakan tiga uji: kemampuan untuk duduk ke dalam satu tempat, menurunkan tempat sandaran tangan, dan mempergunakan tambahan perpanjangan sabuk pengaman.

Maskapai penerbangan Air France juga pernah berada dalam kontroversi kebijakan yang mengharuskan penumpang memesan tempat duduk tambahan bagi penumpang yang tidak dapat duduk di satu kursi, dan mereka juga telah menawarkan opsi ini dengan memberikan diskon 25% untuk kursi keduanya.

Pro-Kontra

Berbagai opini timbul. Ada pihak yang pro, namun ada juga pihak yang kontra dengan kebijakan ini.

Diperkirakan ada sekitar 40% populasi penduduk dewasa di dunia yang mengalami kelebihan berat badan (obesitas). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa pada tahun 2015, ada 2.3 miliar orang dewasa yang mengalami kelebihan berat badan (beberapa melewati batas obesitas) dan ada lebih dari 700 juta yang mengalami obesitas.

Pihak yang kontra dengan kebijakan penambahan biaya ekstra bagi penumpang gemuk di pesawat terbang mengatakan bahwa seharusnya pihak penerbangan menyesuaikan tempat duduk (melakukan re- engineer) agar penumpang tidak beralih ke maskapai lain, bukannya malah mempermalukan dan memberikan penalti untuk mengharuskan mereka membayar lebih.

Sedangkan pihak yang pro menyatakan bahwa kenyamanan penumpang lain harus juga diperhatikan dan aspek keselamatan seluruh penerbangan harus menjadi priorita utama.

Biaya Kursi Tambahan

Maskapai penerbangan Air France sejak 2005 telah menawarkan kepada penumpang yang kegemukan pilihan untuk membayar kursi kedua dengan potongan harga 25%, namun jika pesawat tidak penuh, uang mereka akan dikembalikan. Demikian juga dengan maskapai penerbangan Southwest dan United Airlines yang mengharuskan para penumpang gemuk untuk memesan dua kursi dan dapat mengklaim pengembalian tiket jika pesawat itu tidak penuh.

Peraturan Maskapai Penerbangan di Indonesia

Sepertinya belum ada peraturan resmi yang membahas mengenai penumpang gemuk pada maskapai penerbangan lokal. Pihak maskapai penerbangan komersial mungkin perlu mengkaji keperluan peraturan khusus yang dapat mengakomodir hal ini, untuk menghindari potensi bahaya di kemudian hari, agar tidak terjadi diskriminasi dan ketidakpastian bagi penumpang yang gemuk, namun juga tetap menjamin kenyamanan dan keselamatan bagi seluruh seluruh penumpang.

Postingan terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar