22 April 2026

Pengaruh Bias dalam Penilaian Risiko

Heuristik adalah proses berpikir cepat (mental shortcut), penggunaan rumus singkat (rule of thumb) atau strategi sederhana yang dilakukan manusia untuk mengambil keputusan.

Heuristik merupakan proses instingtif, berlangsung di alam bawah sadar/tanpa disadari. Heuristik membantu manusia mengambil keputusan meski dihadapkan keterbatasan informasi, terutama untuk kondisi kompleks dan dalam tekanan waktu. Namun jika tidak mawas diri, dampaknya bisa memberikan kesalahan, kekeliruan, dan kegagalan.

Misalnya ketika melakukan penilaian risiko, ada availability bias (bias ketersediaan). Dimana asesor akan memperkirakan kemungkinan/probabilitas kejadian berdasarkan seberapa mudah hal itu terpikirkan, sehingga bisa mengakibatkan estimasi berlebih (overestimation) terhadap kejadian yang jarang namun mudah diingat.

Contohnya ketakutan/memori akan pesawat jatuh lebih kuat dari kecelakaan mobil. Sehingga membuat kita tanpa sadar menaikkan nilai probabilitasnya, meski secara statistik probabilitas kecelakaan mobil jauh lebih tinggi.

Ada beberapa bias lainnya yang perlu diperhatikan: anchoring, hindsight, group think, dll. Dan hal itu harus disadari guna mengoptimalkan penilaian risiko.

Ada panduan singkat mengatas bias dalam menganalisis risiko dari Institute of Risk Management, bisa diakses di IRM Guide to Overcoming Bias.

Postingan terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar