11 Juni 2026

Lesson Learned vs Lesson Identified

 Bagian tersulit dan bukti pembelajaran sesungguhnya adalah adanya perubahan.


Belajar pada dasarnya adalah proses merubah cara kita berpikir, merasa, dan bertindak.

Belajar bukan hanya tentang menyerap informasi baru, tapi membentuk ulang kebiasaan lama dan menyadari bahwa kita tidak mengetahui semua hal (tambah tahu hal baru).

Karenanya, ketika belajar ada juga tahapan un-learning dan re-learning.

Melepas pengetahuan lama yang usang/kuno/sudah tidak lagi relevan (un-learning) dan mempelajari lagi hal yang sudah diketahui dengan perspektif/pengetahuan/cara berbeda atau baru (re-learning).

Ambil contoh sederhana, belajar tentang keuangan personal. Baru dapat dikatakan belajar kalau sudah merubah kebiasaan lama dalam berbelanja, menabung, merencanakan, dst.

Dalam K3, belajar dari kejadian atau kecelakaan, investigasi pasti dilakukan, rekomendasi atau pembelajaran disusun. Lesson identified.

Pertanyaan besarnya adalah, apakah pembelajaran benar-benar sudah terjadi. Seperti penjelasan di atas. Apakah terjadi perubahan? Perubahan cara kerja, proses bisnis, dst. Lesson learned.

Jika banyak hal masih sama, maka kita harus jujur mengakui, kita bisa jadi sudah bagus dalam mengidentifikasi pembelajaran (lesson identified) namun belum optimal dalam proses belajar seutuhnya (lesson learned).

Postingan terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar